mediatek p23

Spesifikasi dan Review Mediatek Helio P23 MT6763T

Mediatek Helio P23 MT6763T merupakan SoC ARM pada kelas mainstream untuk smartphone (umumnya Android) yang pertama kali diperkenalkan pada 2017. Diproduksi dengan proses fabrikasi 16nm FinFET+ lalu dibekali dengan 8 Core Cortex-A53. Pada Core tersebut dibagi menjadi 2 cluster, yang pertama yaitu cluster untuk performa dengan kecepatan clock hingga 2,3 GHz (untuk single core 2,5 GHz) dan cluster selanjutnya untuk efisiensi daya dengan kecepatan clock hingga 1,65 GHz. Chip ini juga telah mendukung modem LTE (Cat. 7 DL / Cat. 13 UL dengan Dual-SIM support) dan a 802.11a/b/g/n WiFi modem. Dengan dibekali GPU terintegrasi dari ARM yakni Mali-G71 MP2 dengan kecepatan clock hingga 770MHz yang mana juga mempunyai 2 cluster. Untuk urusan memori kontrollernya SoC ini telah mendukung hingga DDR4x (Dual Channel) pada 1500 MHz dan LPDDR3 (cuma Single Channel) pada 933 MHz. Selanjutnya pada video engine telah mendukung H.264 de- dan encoding tetapi hanya decoding (playback) untuk H.265/HEVC.

ProduksiMediatek
Jenis ChipCortex-A53
Clock Rate2300 – 2500 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi16 nm
FiturMali-G71 MP2, Dual-Channel LPDDR4X-322 / LPDDR3-1866
GPUARM Mali-G71 MP2 (770 MHz)
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada08/28/2017
Link Produk (external)Mediatek Helio P23 MT6763T
mediatek helio p25

Spesifikasi dan Review Mediatek Helio P25

Mediatek Helio P25 merupakan SoC kelas mainstream keatas yang digunakan pada smartphone (umumnya Android) yang pertama kali diperkenalkan pada 2017. Diproduksi dengan teknologi fabrikasi 16nm dari FinFET+ serta dibekali denga 8 core dari ARM Cortex-A53. Pada Core tersebut dibagi menjadi 2 cluster, yang pertama yaitu cluster untuk performa dengan kecepatan clock hingga 2,6GHz dan cluster selanjutnya untuk efisiensi daya dengan kecepatan clock hingga 1,6 GHz. Pada konektifitas chip ini juga mendukung modem LTE (cat.6)

Pada sektor GPU SoC ini menggunakan Mali T880 MP2 dari ARM dengan kecepatan clock mencapai 1 GHz dan juga dibagi menjadi 2 cluster (dari 16) berdasarkan arsitektur Midgard (Generasi Keempat).

ProduksiMediatek Mediatek
Jenis ChipCortex-A53
Clock Rate2600 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi16 nm
FiturCarrier Aggregation (CA), CDMA2000 1x/EVDO Rev. A (SRLTE), FDD / TDD LTE Cat-6, LTE TDD 64QAM UL, WiFi a/b/g/n/ac, Bluetooth, FM Radio, GNSS: GPS, Glonass, Beidou, Galileo, Camera ISP 24MP, eMMC 5.1, LPDDR4(X) up to 1600MHz
GPUARM Mali-T880 MP2 (1000 MHz)
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada02/08/2016
Link  produk (external)Mediatek Mediatek Helio P25
Exynos8895 soc

Spesifikasi dan Review Samsung Exynos 8895 Octa

Samsung Exynos 9 8895 Octa merupakan SoC (System on Chip) untuk smartphone dan tablet. Peratama kali diperkenalkan pada awal 2017 dan marupakan SoC pertama yang diproduksi dalam fabrikasi 10nm (bersamaan dengan Snapdragon 835). Pertama kali dipakai pada Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus juga dibekali dengan 4 Core Samsung M1 dengan clock hingga 2,3 GHz dan 4 Core ARM Cortex-A53 untuk efisiensi daya. Pada sisi GPU SoC ini dibekali dengan ARM Mali-G71 MP20. Salin itu juga modem LTE,  Cat.16 5CA 1 Gbps (download) dan Cat.13 2CA 150 MBps (upload) dan sebuah memori kontroller terintegrasi LPDDR4x. Pada video engine dibekali dengan dukungan Encoding dan Decoding hingga 4K UHD pada 120 FPS dan juga dukungan H.265, H.264 and VP9 menurut Samsung.

Performa dari  core CPU dapat disandingkan dengan Snapdragon 835 dan juga satu dari prosessor tercepat untuk Android pada awal 2017.

ProduksiSamsung Exynos
Jenis ChipMongoose / Cortex-A53
Clock Rate2300 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi10 nm
FiturARM Mali-T71MP20 GPU , 4x Mongoose (2.3), 4x Cortex-A53 big.LITTLE, LPDDR4x Memory Controller
GPUARM Mali-G71 MP20
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada03/29/2017
Product Link (external)Samsung Exynos 8895 Octa
kirin 970 npu

Spesifikasi dan Review HiSilicon Kirin 970

HiSilicon Kirin 970 merupakan SoC high end berbasis octa-core yang digunakan pada smartphone dan tablet, pertama kali diperkenalkan pada akhir 2017 pada Huawei Mate 10. Disamping dibekali dengan 8 Core (4x Cortex-A73, 4x Cortex-A53), SoC ini juga dipersenjatai GPU Terbaru dari ARM Mali-G72 MP12, Dengan konfigurasi memori kontroller dual-channel LPDDR4 dengan Modem LTE (4×4 MIMO, 5-band-carrier-aggregation, QAM-256, up to 1.2 Gbit/s).

Pada cluster performa keempat core Cortex-A73 tersebut dapat mencapai clock 2,4GHz dan pada cluster hemat daya 4 Core Cortex-A53 dengan clock 1,8GHz. Untuk masalah performa telah meningkat hingga 20% dan pada konsumsi daya yang lebih baik 20% menurut Huawei.

Pada setiap chip HiSilicon terdapat NPU (Neural Processing Unit) yaitu mesin AI yang belajar dari setiap aktifitas pengguna untuk efisiensi yang lebih baik daripada Core CPU.

ProduksiHiSilicon
Jenis ChipCortex-A73/-A53
Kecepatan Clock2400 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Jumlah Transistor5500 Juta
Teknologi Fabrikasi16 nm
FiturARM Mali-G72 MP12 GPU, 4x Cortex-A73 (2.4 GHz) + 4x Cortex-A53 (1.8 GHz, big.LITTLE), 2x LTE Dual-SIM (4×4-MIMO, QAM-256, up to 1,2 Gbit/s)
GPUARM Mali-G72 MP12
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada09/02/2017
soc bionic apple a 11

Spesifikasi dan Review Apple A11 Bionic SoC

Apple A11 Bionic merupakan SoC (System on Chip) yang dikembangkan oleh Apple dan telah diterapkan pada iPhone 8, iPhone 8 Plus dan Iphone X. Diperkenalkan Pada akhir 2017 dan menawarkan 6 Core yang dibagi menjadi 2 Cluster yakni 2 Core untuk mode performa dan 4 core hemat daya untuk efisiensi. Sebagai perbandingan 6 Core tersebut dapat digunakan secara bersamaan, dan dapat memberikan performa yang tinggi secara teori. Pada benchmark yang sudah dilakukan SoC ini tidak hanya baik pada test multi thread (+77% melawan Apple A10 Fusion di Geekbench), tetapi juga pada test single theaded (19%). Apple menyatakan untuk SoC ini mempunyai performa lebih tinggi 25% dibandingkan Apple A10 pada iPhone 7.

Dengan dibekali 4,3 Milyar transistor, Apple A11 Bionic merupakan chip yang besar jika dibandingkan Snapdragon 835 (3 Milyar) atau Skylake SoC desktop Quad-Core (1,75 Milyar).

 

ProduksiApple
Jenis SeriMonsoon / Mistral
Jumlah Core / Thread6 / 6
Jumlah Transistor4300 Juta
Teknologi Fabrikasi10 nm
FiturARMv8 Instruction Set
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada09/12/2017
snapdragon 653 SOC

Spesifikasi dan Review Qualcomm Snapdragon 653 MSM8976Pro

Qualcomm Snapdragon 653 (MSM8976Pro, sebelumnya Snapdragon 652) merupakan SoC berbasis ARM pada kelas mid range yang digunakan untuk smartphone maupun tablet (Telah Digunakan Pada Oppo F3 Plus). Dengan mengintegrasikan 8 core CPU yang antara lain, 4 core Cortex-A72 dengan clock maksimum hingga 1,95 GHz dan 4 core Cortex-A53 dengan clock maksimal hingga 1,2 GHz. Dan juga sebagai tambahan seri Snapdragon 650 juga dibekali dengan GPU Adreno 510, memori kontroller 2x 32 Bit LPDDR3-1866 (14.9 GB/s), LTE/UMTS radio, dan WiFi 802.11ac.

Cortex-A72 diketahui sebagai penerus dari desain Cortex-A57 yang berbasiskan ARMv8 (64 bit). Dengan dibekali dengan Cortex-A53 yang lebih lambat yang juga menggunakan ARMv8 (64 bit). Keduanya di implementasikan kedalam SoC menggunakan arsitektur big.LITTLE dan secara teori 8 core tersebut dapat bekerja secara paralel untuk meningkatkan performa SoC.

Snapdragon 653 telah mendukung jangkauan WiFi yang lebih baik dari standart. Selain menggunakan WiFi 802.11ac, Bluetooth 4.1 dan GPS (Qualcomm IZat Gen8C), Snapdragon 652 juga telah mendukungkonektifitas jaringan 2G, 3G dan 4G seperti LTE Cat. 7 up to 300 MBit/s. Pada pemrosesan video menggunakan dedicated hardware untuk encoding maupun decoding videos (seperti H.265 4K30, 1080p120) telah ada dalam chip.

Snapdragon 653 diproduksi di TSMC pada fabrikasi 28nm (HPm).

ProduksiQualcomm Snapdragon
Jenis ChipCortex-A72/-A53
Clock Rate1800 MHz – 1950 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi28 nm
FiturAdreno 510 GPU, 802.11ac WLAN, Bluetooth 4.1, LTE Cat. 7 (max. 300 Mbps), NFC, GPS (Qualcomm IZat Gen8C), Dual-Channel LPDDR3-1866 Memory Controller
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada02/18/2015
Link Produk (external)Qualcomm Snapdragon 653 MSM8976Pro
Apple a10 gpu

Spesifikasi dan Review Apple A10 Fusion SoC

Apple A10 Fusion merupakan SoC (System on Chip) dari Apple yang telah digunakan untuk iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Dengan mengintegrasikan 4 Core berbasis 64 bit yang dibagi menjadi 2 cluster. Dengan 2 Core dengan performa tinggi yang mempunyai clock hingga 2,34 GHz dan seharusnya lebih baik 40% dibandingkan generasi pendahulunya Apple A9 (Menurut Apple) dan juga dibekali dengan 2 Core hemat daya (clock hingga 1,1 GHz). Sampai sekarang masih belum pasti apakah 4 core tersebut bisa digunakan secara bersamaan (pada penggunaan hemat daya hanya menggunakan konsumsi daya 1/5 pada kasus tertentu). Pada perilisan pertama iPhone 7 sepertinya IOS hanya mengguanakn 2 core secara bersamaan dan otomatis perpindah keantara 2 cluster hemat daya dan performa. Meski begitu, tampaknya kebanyakan aplikasi masih menggunakan dual Core. Prinsip dari arsitektur ini mirip seperti konsep big.LITTLE buatan ARM.

GPU terintegrasin yang digunakan kali ini masih menggunakan dari PowerVR dan mempunyai performa 50% lebih cepat dan 2/3 lebih hemat daya (menurut Apple). Semua yang ada pada chip mempunyai hingga 3,3 Milyar transistor, Yang mana jumlahnya lebih dari AMD Bristol Ridge (3.1) dan Skylake Quad-Core (1.75) X86 SoC.

 

ProduksiApple
SeriCyclone 4?
Clock2340 MHz
Jumlah Core / Thread4 / 2
Jumlah Transistor3300 Juta
FiturARMv8 Instruction Set
GPUApple A10 Fusion GPU / PowerVR
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada09/08/2016
Snapdragon 835

Spesifikasi dan Review Qualcomm Snapdragon 835 MSM8998

Qualcomm Snapdragon 835 atau disebut (MSM8998) merupakan SoC seri High end untuk smartphone (umumnya berbasis Android) yang telah dirilis pada awal 2017. SoC ini merupakan prosesor pertama yang menggunakan teknologi fabrikasi 10nm (LPE FinFET pada Samsung). Snapdragon 835 merupakan penerus SoC high end pendahulunya yakni Snapdragon 821.

Telah terintegrasi dengan 4 core Kryo 280 pada 2,45 GHz (max) untuk performa dan 4 core Kryo 280 pada 1,9 GHz (max) untuk efisiensi daya. Selain itu SoC ini menawarkan fitur yang telah diperbaharui yang antara lain:  modem LTE X16, 802.11a/b/g/n/ac/ad WiFi, kontroller memori dual-channel 32-Bit 1866 MHz LPDDR4x , kontroller UFS 2.1 , Hexagon 682 DSP, Spectra 180 Image Sensor Prosesor, Bluetooth 5.0, GPS, GLONASS, Baeidou dan dukungan Galileo Satellite.

ProduksiQualcomm Snapdragon
Jenis ChipKryo 280
Clock Rate– 2.45 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Jumlah Transistor>3000 Million
Teknologi Fabrikasi10 nm
FiturX16 LTE Modem, Adreno 540 GPU, Hexagon DSP, Spectra 180 Camera, Aqstic Audio, IZat Location, Haven Security
GPUQualcomm Adreno 540 ( – 710 MHz)
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada03/22/2017
Link Produk (external)Qualcomm Snapdragon 835
mt 6573 mediatek

Spesifikasi dan Review Mediatek MT6753

Mediatek MT6753 terlah diperkenalkan pada Maret 2015 dan mrupakan SoC (system on chip) berbasis ARM untuk kelas menengah atas (kebanyakan digunakan pada OS Android) dapat digunakan di smartphone maupun tablet. SoC ini diproduksi pada fabrikasi 28 nanometer dan memiliki delapan core CPU berdasarkan arsitektur Cortex-A53 yang mendukung 64-bit , dengan frekuensi clock maksimum 1,5 GHz. Selain itu SoC ini menggunakan GPU ARM Mali-T720 MP4 yang dilengkapi dengan empat cluster, dengan clock rate 600 MHz . Pada konektifitas SoC ini terintegrasi modem LTE, Wi-Fi (802.11n) dan Bluetooth 4.0.

Prosesor

Cortex-A53 dapat dianggap sebagai sekuel desain Cortex-A7 populer. Selain 32 melebar ke 64 bit arsitektur prosesor (ARMv8 ISA), yang memungkinkan antara lain, menangani lebih dari 4GB memori, dan rincian lainnya seperti prediksi cabang telah dioptimalkan. Secara keseluruhan, per MHz daya dengan demikian meningkatkan secara signifikan dan bahkan agak di atas inti Cortex-A9. Delapan core dari MT6752 yang clock hingga 1,5 GHz, sehingga SoC sedikit di bawah Qualcomm Snapdragon 615 ditempatkan (8x Cortex-A53, 1.7GHz). Pada kapasitas penuh, semua delapan core, kinerja akan lebih dalam kisaran high-end, tetapi jarang ditemui perangkat lunak paralel seperti yang baik dalam praktek.

Grafis

Pada SoC ini menggunakan GPU ARM Mali-T720 MP4 yang memiliki 4 cluster (40,8 GFLOPS) dengan frekuensi clock 600 MHz. Dengan begitu performa dari Mali-T720 MP4 tepat di bawah Mali-T760 MP2, Adreno 405 atau PowerVR G6200 dan dan tergolong GPU pada kelas menengah pada tahun 2015. Dapat menjalankan game Android dengan baik (dan mendukung resolusi max. 1080p).

Fitur

Selain CPU dan GPU, Chip ini juga mengintegrasikan memory controller, modem seluler (Cat. 4 LTE (FDD dan TDD), DC-HSPA +, TD-SCDMA, CDMA2000 1x / EVDO Rev A, EDGE), WLAN 802.11n dan Bluetooth 4.0 . Dengan engine video 1080p terintegrasi dapat berjalan pada 30 fps (recording dan playback), mendukung kamera hingga resolusi 16 megapixel.

Konsumsi Daya

MT6753 ini diproduksi dalam teknologi fabrikasi 28-nanometer dan memiliki konsumsi daya rata-rata. Dengan demikian, chip ini cocok digunakan untuk smartphone maupun tablet sedang.

ProduksiMediatek
Jenis ChipCortex-A53
Clock Rate1500 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi28 nm
FiturCat. 4 LTE (FDD & TDD), DC-HSPA+, TD-SCDMA, CDMA2000 1x/EVDO Rev. A, EDGE, 802.11n WiFi, Bluetooth 4.0, 16 MP ISP, 1080p recording/playback, ARM Mali-T720 MP4 GPU
GPUARM Mali-T720 MP4 ( – 600 MHz)
64 Bit64 Bit Support
Diperkenalkan Pada01.03.2015
Link Produk (External)Mediatek MT6753
Exynos 7580

Spesifikasi dan Review Exynos 7580 Octa

Exynos 7580 Octa (juga disebut Exynos 7 Octa) merupakan System on Chip (SoC) untuk smartphone dan tablet. Diperkenalkan pada tahun 2015 (dan untuk pertama kalinya di implementasikan pada Samsung Galaxy S5 Neo ) dengan dibekali delapan core Cortex-A53 64-bit dengan frekuensi clock hingga 1,6 GHz,GPU ARM Mali-T720 MP2 dan memori controller LPDDR3 2x 32 bit ( max. 14,9 GB /s pada LPDDR3-1866).

Prosesor

Cortex-A53 adalah penerus arsitektur Cortex-A7 dan dapat datang dengan dukungan 64-bit pertama. Selain itu, kinerja daya-MHz telah lebih ditingkatkan, sehingga Exynos 7580 mencapai kinerja CPU yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan SoC Cortex-A7. Dengan delapan core CPU berfrekuensi kecepatan clock hingga 1,6 GHz, CPU ini mempunyai performa berkisar dengan SoC Mediatek MT6752 .

Grafis

Juga masih menggunakan unit grafis dari ARM yakni Mali-T720 MP2 , Pada Exynos 7580 dengan frekuensi clock ingga 600 MHz (menurut beberapa sumber dan mungkin dapat menjadi 800 MHz). Mali-T720 didukung dengan fitur yang antara lain OpenGL ES 3.1, OpenCL 1.1 dan DirectX 11. GPU ini menawarkan performa grafis antara Adreno 305 dan Adreno 405. Dengan demikian, GPU ini merupakan salah satu GPU kelas low end pada tahun 2015 yang dapat menjalankan game Android ringan pada resolusi sedang.

Konsumsi Daya

Produksi Exynos 7580 dilakukan dalam proses HKMG 28-nanometer dari Samsung. dengan frekuensi clock tertentu SoC ini memiliki konsumsi daya yang sedang dan oleh karena itu dapat digunakan di smartphone atau tablet yang sedang.

ProduksiExynos
Jenis ChipCortex-A53
Clock Rate1600 MHz
Jumlah Core / Thread8/8
Teknologi Fabrikasi28 nm
FiturARM Mali-T720 GPU MP2 (600 MHz), 8x Cortex-A53 (1,5 GHz), 2x 32-bit LPDDR3 Memory Controller
GPUARM Mali-T720 MP2 (- 600 MHz)
64 bit64 Bit didukung
Diperkenalkan Pada2015/08/01
Link ProdukExynos 7580 Octa