exynos 5 octa

Spesifikasi dan Review Samsung Exynos 5433 Octa

Samsung Exynos 5433 Octa (juga disebut Exynos 7 Octa) merupakan SoC berbasis ARM yang telah mendukung arsitektur 64bit yang dipakai smartphone maupun tablet. Pertama kali diperkenalkan pada september 2014 bersamaan dengan Galaxy Note 4 yang dibekali dengan 4 core Cortex-A57 dengan kecepatan clock hingga 1,9 GHz lalu dengan tambahan 4 core Cortex-A53 berkecepatan clock hingga 1,3 GHz, Pada GPU nya dibekali dengan ARM Mali-T760 MP6 dengan memori kontroller 2x 32 bit LPDDR-1650 (bandwitdh hingga 13,2 GB/s)

Cortex-A57 dan Cortex-A53 merupakan penerus dari arsitektur prosessor terdahulu yakni Cortex-A15 dan Cortex-A7. Dengan perkembangan pada bertambahnya performa per clock, Baik Cortex-A57 dan Cortex-A53 telah mendukung arsitektur 64bit dan berdesain dengan intrusi ARMv8 (Sebelumnya Cortex-A15 dan Cortex-A7: 32 bit ARMv7). Jika dibandingkan, performa multi thread Exynos Octa 5433 bisa menyamai  Nvidia Tegra K1 dan performanya sedikit diatasnya pada Apple A8. Meski begitu, Dual Core dari Apple A8 lebih unggul dari semua kompetitornya pada benchmark single core.

 

Ketika penggunaan Cortex-A57 dari SoC ini diperuntukkan untuk aplikasi complex dan game, SoC ini bisa otomatis menyesuaikan dan mengganti ke cluster hemat daya menggunakan Cortex-A53 pada aplikasi idle dan ringan. Namun jika dibutuhkan, SoC bisa mengaktifkan semua core dari setiap cluster. Konsep ini telah dikembangkan oleh ARM yang disebut dengan “big.LITTLE” yang mengoptimalkan SoC ketika dibutuhkan dan efisiensi pada batterai.

 

Exynos 5433 terintegrasi dengan GPU Mali-T760 MP6, yang menawarkan 6 cluster shader (MP6) dengan kecepatan clock hingga 700 MHz (206 GFLOPS). Mali-T760 juga telah mendukung OpenGL ES 3.1, OpenCL 1.1 dan DirectX 11 dan menawarkan performa sebaik GPU Adreno 420 (Snapdragon 805) atau PowerVR GX6450 (Apple A8). GPU ini juga dikategorikan sebagai GPU high end untuk 2014 dan sanggup menjalankan game Android dengan lancar pada resolusi tinggi (Note 4: 2560 x 1440 pixels) dan grafis tingkatan detail.

 

Exynos 7 Octa, diproduksi dengan proses fabrikasi 20nm  dari Samsung, dengan konsumsi daya TDP yang relatif antara 3 – 4 W. Seperti SoC high end lainnya.

ProduksiSamsung Exynos
Jenis ChipCortex-A57/-A53
Clock Rate1900 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi20 nm
FiturARM Mali-T760 MP6 GPU (700 MHz), 4x Cortex-A57 (1.9 GHz) + 4x Cortex-A53 (1.3 GHz, big.LITTLE), 2x 32 Bit LPDDR3-1650 Memory Controller
GPUARM Mali-T760 MP6 (? – 700 MHz)
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada09/03/2014
Link Produk (external)Samsung Exynos 5433 Octa
mediatek-helio-x20

Spesifikasi dan Review MediaTek Helio X20 MT6797

Mediatek Helio X20 MT6797 merupakan SoC berbasis ARM untuk kalangan mainstream keatas yang diperuntukkan smartphone dan tablet (berbasis Android) yang diperkenalkan pada tahun 2016. Diproduksi dengan teknologi fabrikasi 20nm yang dipersenjatai 10 core CPU yang antara lain, 2 Cortex-A72 dengan frekuensi clock maksimum sampai 2,3 GHz, 4 Cortex-A53 dengan frekuensi clock maksimum 1,8 GHz dan 4 Corte A-53 dengan frekuensi clock hingga 1,4 GHz. Semua core tersebut sudah mendukung arsitektur 64 bit dan dibagi menjadi 3 cluster untuk memperoleh efisiensi daya per performa yang paling optimal. Perlu diketahui 2 core yang berbasis Cortex-A72 hanya didesain untuk mode performa jika dibutuhkan saja dan tidak berjalan secara terus menerus.

Dengan GPU terintegrasi ARM Mali T880 MP4 dengan kecepatan clock hingga 780 MHz dan mempunyai 4 cluster (MP4 berarti 16) dengan berbasiskan arsitektur Midgard (4th Gen). Chip ini juga juga telah mendukung LTE modem (Cat. 6 300/50 Mbps, DC-HSPA+, TD-SCDMA, EDGE, CDMA2000,) WLAN Modem 802.11ac (280 Mbps). GPS/Glonass/BeiDou untuk modul lokasi. Encoder video terintegrasi dapat menghandle hingga 4Kx2K H.265 pada 30 fps dan HDR. SoC juga dapat men decode H.265, H.264 dan VP9 pada 4K30.

Untuk konsumsi daya dari SoC ini mempunyai konsumsi daya yang lumayan efisien karena diproduksi menggunakan fabrikasi 20nm dari TSMC, jika dikategorikan mempunyai efisiensi daya dibawah rata2 dari produk saat ini.

DiproduksiMediatek
Jenis ChipCortex-A53 & Cortex-A72
Kecepatan Clock2x Cortex-A72 @ 2.5GHz
4x Cortex-A53 @ 2.0GHz
4x Cortex-A53 @ 1.55GHz
Kecepatan Memori2x LPDDR3 POP 933MHz up to
4GB eMMC 5.1
Jumlah Core/ Thread10 / 10
Teknologi Fabrikasi20 nm
KonektivitasGSM, UMTS, GPRS, HSPA+, HSUPA, TD-SCDMA, CDMA2000 1x/EVDO Rev. A, Cat 6 FDD and TD-LTE w/ 20+20 CA
Kamera32MP @ 24fps / 25MP @ 30 fps w/ZSD
Dual ISP w/Improved 3A/denoise /
demonsalc/sharpness/Native3D
Video4Kx2K 10 bit 30fps H.264/265/VP9
ResolusiWQXGA 2560×1600 60fps
FHD 1920×1080 120fps
w/12 HW Blending Layer
GPUMali-T880 MP4 @ 850 MHz
64 BitSupport 64 Bit
Diperkenalkan PadaQ4 2015
MediaTek-Helio-X10

Spesifikasi dan Review MediaTek Helio X10 MT6795

Mediatek Helio X10 MT6795 Telah di publikasikan pada Juli 2014 dan merupakan SoC (system on chip) berbasis ARM untuk perangkat high end, Telah digunakan untuk perangkat smartphone dan tablet (terutama berbasis Android). Diproduksi pada teknologi fabrikasi 28 nanometer berisikan delapan core CPU dengan basis Arsitektur Cortex-A53 yang telah mendukung 64-bit, dengan clock maksimum mencapai 2,2 GHz. Dengan dibekali GPU terintegrasi PowerVR G6200 yang berasal dari seri “Rogue” dari IMG. Selain itu chip telah terintegrasi dengan modem LTE dan decoder video hingga 4K dan telah mendukung encoder H.265.

Cortex-A53 merupakan generasi penerus dari desain chip yang sebelumnya yakni Cortex-A7 yang telah populer terlebih dahulu.Dengan perkembangan dari arsitektur 32 bit menjadi 64 bit menjadi lebih besar dan telah mendukung intruksi (ARMv8 ISA), memungkinkan chip ini yang antara lain, bisa menangani memori RAM lebih dari 4GB, dan kinerja multi thread yang telah dioptimalkan. Secara garis besar, Efisiensi daya per MHz menjadi meningkatkan secara signifikan dan bahkan lebih dari chip Cortex-A9. Dengan delapan core dari MT6795 yang mempunyai kecepatan clock hingga 2.2GHz , Yang kinerjanya hampir menyamai kinerja dari Qualcomm Snapdragon 800 secara benchmark. Pada Full Load yakni penggunaan semua core secara bersamaan,performanya mungkin bisa jauh lebih tinggi lagi, tetapi jarang ditemui software yang bisa memanfaatkan kinerja paralel multithread saat ini.

Dengan dibekali GPU terintegrasi Seri 6 (Rogue) dari IMG yang bernama PowerVR G6200. GPU ini menawarkan 2 cluster dengan arsitektur unified shader dengan 64 FP32 ALUS dan 4 TMU. Dengan kecepatan clock rate yang cukup tinggi, yakni 700 MHz, Performa GPU ini bisa lebih tinggi dari Adreno 320 dari Qualcomm atau ARM Mali-T624 MP4. GPU ini dapat menampilkan display resolusi yang tinggi dan menjalankan game android pada tahun 2014 secara lancar.

Selain CPU dan GPU, chip juga mengintegrasikan LPDDR3 memory controller (2x 32 bit, max. 933 MHz, 14,9 GB / s) dan modem seluler (UMTS / HSPA +, LTE Cat. 4, TD-SCDMA). Mempunyai resolusi layar maksimum 2.560 x 1.600 pixel. Fitur khusus lainnya adalah mendukung video 4K  dan codec H.265 yang terbaru. MT6795 ini diproduksi dalam teknologi 28-nanometer dan seharusnya memiliki konsumsi daya menengah-tinggi.

DiproduksiMediatek
Jenis ChipCortex-A53
Kecepatan Clock2000 MHz
Kecepatan Memori32-bit dual-channel 1600 MHz LPDDR4x (25.6 GB/sec)
Jumlah Core/ Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi28 nm
KonektivitasGSM, UMTS, GPRS, HSPA+, HSUPA, TD-SCDMA, LTE Cat 4
Kamera20MP @ 30FPS w/ Dual ISP
Video4Kx2K to 30FPS H.265
ResolusiWQXGA 2560×1600
GPUPowerVR G6200 700 MHz
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan PadaQ4 2014
Exynos-5430

Spesifikasi dan Review Samsung Exynos 5430 Octa

Samsung Exynos 5430 Octa (disebut juga Exynos 5 Octa) merupakan SoC yang digunakan untuk smartphone san tablet. Diperkenalkan pada pertengahan 2014 bersamaan dengan Samsung Galaxy Alpha yang berfitukan  4 core Cortex-A15 dengan kecepatan clock hingga 1,8 GHz. Dan juga, tambahan 4 core untuk menunjang mode hemat daya memakai 4 core Cortex-A7, dengan menggunakan GPU ARM Mali-T628 MP6, lalu untuk kekuatan memorinya memakai 2x 32 bit LPDDR3(E)-2133 memori kontroller, dengan bandwith mencapai 14.9 GB/s. Meski begitu SoC ini kekurangan dalam konektivitas untuk modem internalnya, modul tersebut mungkin bisa ditambahkan tetapi tidak tergabung dalam chip ini.

Dibandingkan dengan Cortex-A9 dan Cortex-A7 , Chip Cortex-A15 menawarkan performa 50% lebih baik dalam efisiensi per clocknya dan terhitung mempunyai frekuensi yang tinggi, membuat Exynos 5430 menjadi satu satunya SoC yang paling High End pada tahun 2014. Sebagai perbandingan, performa CPU chit tersebut sanggup menyamai Snapdragon 801. Jika dibandingkan dengan pendahulunya yakni Exynos 5420 (28nm), Exynos 5430 memiliki efisiensi yang lebih baik karena telah menggunakan fabrikasi 20nm yang terbaru yang membuatnya lebih hemat daya dan mempunyai performa yang lebih baik.

 

Samsung mengintegrasikan 4 Cortex-A7 dengan clock hingga 1,3 GHz. Tergantung dari beratnya aplikasi yang dijalankan, SoC tersebut akan otomatis mengubah dari cluster performa yang menggunakan Cortex-A15 ataupun Cluster Cortex-A7 untuk mode hemat daya dan menghemat batterai, Konsep ini samsung menyebutnya dengan big.LITTLE. Meski begitu 8 core tersebut dapat digunakan secara bersamaan , oleh karena itu chip ini merupakan octa core dan bisa disebut octa core yang sebenarnya.

Sama seperti Exynos 5420, Exynos 5430 terintegrasi dengan GPU Mali-T628 MP6 GPU Dimana menggunakan 6 cluster shader dengan clock hingga 600 MHz (122 GFLOPS). ARM Mali-T628 juga telah mendukung OpenGL ES 3.0, OpenCL 1.1 , DirectX 11 dan menawarkan performa sedikit lebih lambat dari Adreno 330 (Snapdragon 801) atau PowerVR G6430 (Apple A7). Meski begitu Nvidia Tegra K1 atau Apple A8 lebih cepat pada saat itu. Meski begitu GPU ini bisa menjalankan semua game Android pada resolusi tinggi (hingga 2560 x 1600 pixels) dan seting detail.

 

Dengan teknologi fabrikasi 20nm, Exynos 5430 menawarkan performa yang lebih baik dan efisiensi daya yang lebih hemat dari Exynos 5420 maupun SoC lainnya yang berukuran 28nm atau di atasnya. Meski begitu chip ini masih menggunakan daya yang relatif besar dan sangat cocok untuk perangkat dengan ukuran besar seperti tablet ataupun smartphone yang lebih besar.

ProduksiSamsung Exynos
Jenis ChipCortex-A7/-A15
Clock Rate1800 MHz
Level 1 Cache8x 64 KB
Level 2 Cache512 + 2048 KB
Jumlah Core / Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi20 nm
FiturARM Mali-T628 MP6 GPU (600 MHz), 4x Cortex-A15 (1.8 GHz) + 4x Cortex-A7 (1.3 GHz, big.LITTLE), 2x 32 Bit LPDDR3(E)-2133 Memory Controller
GPUARM Mali-T628 MP6 (? – 600 MHz)
64 Bitno 64 Bit support
Diperkenalkan Pada08/14/2014
Link ProdukSamsung Exynos 5430 Octa
tegra-k1-processor

Spesifikasi dan Review Nvidia Tegra K1

NVIDIA Tegra K1 (Tegra 5) merupakan SoC berbasiskan ARM yang dibuat untuk smartphone dan tablet kalangan high end. Dengan fitur utama  mengintegrasikan 5 core ARM Cortex A15 (4+1), dengan basis Kepler sebagai kartu grafisnya yang dilengkapi  192 CUDA Core, ditambah dual channel kontroller memori 64bit (Hingga 4GB), codec video untuk encoding dan decoding video hingga 4K dan Dual ISP. Dubuat dengan Proses 28nm HPM di TSMC untuk mencapai puncak performa yang diinginkan  (Secara garis besar penggunaan 28nm HPL untuk Tegra 4 ialah untuk mencegah kebocoran yang tidak diinginkan)

Selanjutnya pada 2014, Nvidia akan memperkenalkan versi kedua dari Tegra K1 dengan 2 “Denver” core dengan kecepatan clock hingga 2,5 GHz. Sama seperti kepunyaan Apple yakni “Cyclone”, Denver telah mendukung 64bit dengan intruksi (ARMv8) telah dikembangkan oleh nvidia. Dalam hal performa dari masing Core diperkirakan akan lebih baik dari model Cortex-A15.

SeriNVIDIA Tegra
Jenis ChipLogan (Cortex-A15 “r3” + Kepler-GPU)
Clock Rate2300 MHz
Level 1 Cache256 KB
Level 2 Cache2048 KB
Jumlah Core / Thread4 / 4
Teknologi Fabrikasi28 nm
Fitur2x 32 Bit Dual-Channel Memory Controller (DDR3L, LPDDR2/3, max. 2.133 MHz), Kepler-GPU, Dual ISP, 4K Encoder + Decoder, USB 3.0
GPUNVIDIA Tegra K1 Kepler GPU ( – 950 MHz)
64 Bitno 64 Bit support
Diperkenalkan Pada01/06/2014
Link ProdukNVIDIA Tegra K1
Qualcomm-SnapDragon-400

Spesifikasi dan Review Qualcomm Snapdragon 400 MSM8226

Qualcomm Snapdragon 400 MSM8226 merupakan SoC yang diperuntukkan bagi smartphone maupun tablet berbasis ARM yang umumnya pada perangkat Android. Mengintegrasikan empat Cortex-A7 dengan kecepatan clock hingga 1,2 GHz (Quad Core) dan untuk pengolah grafisnya dibekali Adreno 305 dengan kecepatan clock hingga 450 MHz. Selain itu dilengkapi juga dengan fitur HSPA+ radio, WLAN (b,g,n) dan Bluetooth 4.0 telah terintegrasi SoC.

ProduksiQualcomm Snapdragon
Jenis ChipARMv7
Kecepatan Clock1200 MHz
Jumlah Core / Thread4 / 4
Teknologi Fabrikasi28 nm
FiturHSPA+, EDGE, GSM, GPRS, WiFi 802.11b/g/n, Bluetooth 4.0
GPUQualcomm Adreno 305 (450 MHz)
64 Bitno 64 Bit support
Rilis Pada12/05/2012
Link Produk (external)Qualcomm Snapdragon 400 MSM8226
Apple-A7-Chip

Spesifikasi dan Review Apple A7 SoC

Apple A7 merupakan SoC high end yang diproduksi Apple dan diterbitkan pada september 2013 bersamaan dengan iPhone 5S. Chip ini juga bisa ditemukan pada prosuk Apple iPad Air. Yang merupakan satu satunya SoC berbasis ARM yang mengimplementasikan 64bit pada intruksi ARMv8 ISA. Dengan 2 CPU core dengan kecepatan clock 1,3 GHz (Pada iPad Air: 1,4 GHz) dan berbasiskan arsitektur Apple yang bernama Cyclone. Dan juga Chip ini menggunakan GPU terintegrasi PowerVR seri 6 (Rogue) G6430 dan 2x 32bit kontroller memori LPDDR3.

Meski menggunakan clock speed yang rendah dan hanya menggunakan 2 core CPU, Apple A7 sanggup bersaing dengan produk SoC berbasis ARM high end lainnya seperti Snapdragon 800. Pada software yang tanpa menggunakan sistem multithread seperti benchmark browser, Apple A7 sanggup mengalahkan semua chip ARM pada masa itu dan bisa sejajar dengan Intel Atom Z3770.

SoC ini mengintegrasikan  PowerVR seri 6 (Rogue) G6430 sebagai GPUnya yang menggnakan 4 cluster.

GPU ini berbsiskan PowerVR series 6 (Rogue) yang mengintegrasikan 4 cluster dengan 2 TMU pada setiap clusternya dengan arsitektur scalar Unified Shader. Chip ini juga menawarkan performa 2 kali lipat dibandingkan SGX543MP3, pada kecepatan clock yang sama. Kecepatan clocknya masih belum dipastikan berapa tetapi yang pasti akan berkisar 400MHz (lebih dari 100 GFLOPS). Jika dibandingkan dengan GPU SoC lainnya performa G6430 hanya sedikit lebih lambat dari Adreno 330 pada versi tablet meskipun ini GPU tercepat pada masa perilisannya. Meski digunkan untuk game intens 3D GPU ini sanggup menjalankan secara lancar tanpa masalah (pada tahun 2013). GPU ini telah mendukung OpenGL 3.x/4.x, OpenGL ES 3.0 sebaik DirectX 10.

Apple A7 bisa ditemukan pada Apple iPhone 5S, yang  mana menawarkan efisiensi batterai yang tinggi dengan kapasitas batterai yang kecil. Chip ini diproduksi dengan teknologi fabrikasi 28nm HKMG (High-K Metal Gate) yang diproses oleh Samsung dan seharusnya mempunyai konsumsi daya lebih rendah dari 2 – 3 W. Pada iPad Air, SoC ini mempunyai daya yang lebih tinggi baik itu ketika idle maupun menjalankan aplikasi.

ProduksiApple
Basis ChipCyclone
Clock Rate1300 – 1400 MHz
Level 1 Cache256 KB
Level 2 Cache1024 KB
Level 3 Cache4096 KB
Jumlah Core / Thread2 / 2
Jumlah Transistor> 1000 Million
Teknologi Fabrikasi28 nm
Ukuran Chip102 mm2
FiturARMv8 Instruction Set, PowerVR G6430 (4 Cluster Rogue), 2x 32 Bit LPDDR3-1333 Memory Controller
64 Bit64 Bit support
Tanggal Rilis09/10/2013
exynos-5-octa-5420

Spesifikasi dan Review Samsung Exynos 5420 Octa

Samsung Exynos 5420 Octa (Juga disebut Exynos 5 Octa) merupakan SoC berbasis ARM yang digunakan untuk smartphone dan tablet. Diperrkenalkan pada pertengahan 2013 bersama Samsung Galaxy Note 3 dan mempunyai 4 core inti berbasis Cortex-A15 dengan kecepatan hingga 1,9 GHz. dan juga, 4 tambahan core dengan clock 1,3 GHz (mode hemat daya). Dibekali GPU terintegrasi ARM Mali-T628 MP6 dan 2x32bit kontroller LPDDR3(E)-1886 mdengan kecepatan transfer hingga 14.9 GB/s.

Dibandingkan dengan Cortex-A9 dan Cortex-A7 , Chip Cortex-A15 menawarkan performa 50% lebih baik dalam efisiensi per clocknya, yang mana membuat Exynos 5420 menjadi SoC tercepat pada 2013. Secara kasat mata, performa CPU ini bisa menyamai atau lebih dari Qualcomm Snapdragon 800.

Samsung mengintegrasikan 4 Cortex-A7 dengan clock hingga 1,3 GHz. Tergantung dari beratnya aplikasi yang dijalankan, SoC tersebut akan otomatis mengubah dari cluster performa yang menggunakan Cortex-A15 ataupun Cluster Cortex-A7 untuk mode hemat daya dan menghemat batterai, Konsep ini samsung menyebutnya dengan big.LITTLE. Meski begitu 8 core tersebut dapat digunakan secara bersamaan , oleh karena itu chip ini merupakan octa core pertama pada kelasnya.

Exynos 5420 terintegrasi dengan GPU Mali-T628 MP6, Dimana menggunakan 6 cluster shader dengan clock hingga 600 MHz (115 GFLOPS). ARM Mali-T628 telah mendukung OpenGL ES 3.0, OpenCL 1.1 , DirectX 11 dan menawarkan performa sedikit lebih lambat dari Adreno 330 (Snapdragon 800) atau PowerVR G6430 (Apple A7). meski begitu, Chip ini termasuk dalam kategori high end pada 2013 dan hampir bisa menjalankan semua game Android pada resolusi tinggi (hingga 2560 x 1600 pixels) dan seting detail.

Exynos 5 Octa seharusnya mempunyai konsumsi daya TDP berkisar 3 to 4 W pada smartphone.

SeriesSamsung Exynos
CodenameCortex-A7/-A15
Clock Rate1800 – 1900 MHz
Level 1 Cache8x 64 KB
Level 2 Cache512 + 2048 KB
Number of Cores / Threads8 / 8
Manufacturing Technology28 nm
FeaturesARM Mali-T628 MP6 GPU (600 MHz), 4x Cortex-A15 (1.8 – 1.9 GHz) + 4x Cortex-A7 (1.3 GHz, big.LITTLE), 2x 32 Bit LPDDR3(E)-1866 Memory Controller
64 Bitno 64 Bit support
Announcement Date09/25/2013
Product Link (external)Samsung Exynos 5420 Octa
MediaTek-MT8752

Spesifikasi dan Review Mediatek MT8752

Mediatek MT8752 merupakan SoC yang diperkenalkan pada akhir 2014. ARM SoC (system on chip) ini termasuk kategori menengah atas, yang diperuntukkan (terutama Android) dan tablet.Diproduksi pada teknologi 28 nanometer dan memiliki delapan core CPU dengan basis arsitektur Cortex-A53 64-bit , dengan kecepatan clock maksimum hingga 1.7GHz. Untuk unit unit grafisnya dibekali dengan ARM Mali-T760 MP2 dengan fitur dua cluster yang memakai clock rate 700 MHz. Selain itu didukung pula dengan modem LTE dan decoder video hingga Full HD dan dukungan H.265.

Cortex-A53 dapat dianggap sebagai penerus dari desain Cortex-A7 yang sebelumnya telah populer. Terdapat perubahan 32 menjadi arsitektur 64 bit dengan instruksi prosesor (ARMv8 ISA), yang memungkinkan antara lain, mendukung hingga 4GB memori, dan fitur lainnya seperti kinerja multi thread  yang telah dioptimalkan. Secara keseluruhan, Efisiensi MHz per daya telah meningkat secara signifikan dan bahkan ada di atas Cortex-A9. Delapan core dari MT8752 yang clock hingga 1,7 GHz , Sanggup menyamai kinerja SoC Qualcomm Snapdragon 615 (8x Cortex-A53, 1.7GHz) dan Snapdragon 600 (4x Krait, 1,7-1,9 GHz) secara benchmark. Pada Full load, delapan core, Performa SoC ini mempunyai kinerja yang mungkin bahkan di kisaran high-end, tetapi jarang ditemui aplikasi yang menggunakan seluruh 8 core tersebut.

Dengan dibekali ARM Mali-T760 MP2, GPU yang memiliki 2 cluster (48 GFLOPS) dengan clock hingga 700 MHz. Jika dibandingkan, Mali-T760 MP2 hanya mencapai sepertiga dari kekuatan performa MP6 T760 , yang ada pada Samsung di Exynos 5433. Performa yang diuji tidak seperti yang diharapkan, yakni bawah Adreno 320 atau PowerVR G6200, sehingga GPU ini dikategorikan di kelas menengah pada tahun 2014. Meski begitu, Banyak game Android intens lancar dijalankan pada resolusi tinggi.

Selain CPU dan grafis Unit, chip juga mengintegrasikan memory controller, dan berbagai modul radio seperti (WLAN, Bluetooth, GPS) dan modem seluler (UMTS / HSPA +, LTE Cat. 4, TD-SCDMA). Decoder terintegrasi yang ditangani hingga video 1080p pada 30 fps di H.264 dan H.265 codec (H.265: Putar saja). Kamera yang didukung hingga resolusi 16 megapixel, menampilkan dengan 2.048 x 1.536 piksel.

MT8752 ini diproduksi dalam teknologi 28-nanometer dan  memiliki beban daya menengah-tinggi. Sehingga chip ini juga cocok untuk tablet yang lebih kecil.

ProsuksiMediatek
Nama ChipCortex-A53
Kecepatan Clock1700 MHz
Jumlah core / thread8/8
teknologi manufaktur28 nm
fitur4G LTE (Cat. 4), HSPA +, TD-SCDMA, EDGE, WLAN (2,4 + 5 GHz), Bluetooth, GPS, penerima FM, H.265 decoder, ARM Mali-T760 GPU MP2
GPUARM Mali-T760 MP2 (- 700 MHz)
64 bit64 Bit didukung
Dipublikasikan pada2014/01/11
informasi produk dari produsenMediatek MT8752
snapdragon-615

Spesifikasi dan Review Qualcomm Snapdragon 615 MSM8939

Qualcomm Snapdragon 615 MSM8939 yang merupakan SoC berbasis ARMv8 yang sering digunakan oleh perangkat smartphone maupun tablet.  Diperkenalkan pada Februari 2014, Snapdragon 615 merupakan SoC berarsitektur 64-bit yang diproduksi qualcomm. Dengan dibekali 8 core Cortex-A53 dengan kecepatan clock hingga 1,7GHz, SoC ini trerintegrasi dengan GPU Adreno 405 dengan kontroller memori 2x32bit (LPDDR3-1600, 12.8 GB/s) dan dukungan Wi-Fi (802.11ac), Bluetooth 4.0, UMTS, LTE.

Cortex-A53 merupakan penerus dari chip populer di tahun lalu yakni Cortex-A7. Dengan tambahan fitur 64bit dan dukungan intruksi ARMv8 ISA, CPU mendapat berbagai macam fitur yang lebih baik dan dikembangkan dari generasi sebelumnya. Sehingga meningkatkan performa lebih efisien per clocknya, lebih baik dari Cortex-A9.

8 core Core CPU dari Snapdragon 615 dibagi menjadi 2 cluster, pada setiap clusternya mempunyai optimasi untuk performa maupun hemat daya. Pada cluster performa dengan kecepatan clock hingga 1,7 GHz untuk menjalankan aplikasi berat dan cluster selanjutnya dengan kecepatan clock 1 GHz untuk mode hemat daya. Semua core tersebut bisa aktif secara bersamaan, meski kebanyakan aplikasi belum mendukung optimal pemakaian CPU 8 Core. Secara keseluruan pada CPU, Snapdragon 615 menawarkan performa menyamai generasi sebelumnya yakni Snapdragon 600 (krait)

Beberapa fitur baru pada SoC ini yakni bernama Adreno 405 (550MHz). Merupakan seri adreno 400 telah mendapat beberapa perubahan yang antara lain telah mendukung DirectX 11.2 (FL 11_1) termasuk hardware tessellation, OpenGL ES 3.1, dan OpenCL 1.2. Secara garis besar performa telah lebih meningkat hingga saat ini menyamai Adreno 320 dan PowerVR G6200.

Snapdragon 615 dibuat di TSMC dengan fabrikasi 28nm LP. Dengan prediksi daya sedang atau lebih untuk digunakan pada smartphone atau tablet.

ProsuksiQualcomm Snapdragon
Jenis ChipCortex-A53
Kecepatan Clock1700 MHz
Jumlah Core / Thread8 / 8
Teknologi Fabrikasi28 nm
FiturAdreno 405 GPU, 802.11ac WLAN, Bluetooth, LTE, NFC, GPS/GLOSNASS/BeiDou, 32/64 Bit LPDDR3 Memory Controller
GPUQualcomm Adreno 405 ( – 550 MHz)
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada02/24/2014
Product Link (external)Qualcomm Snapdragon 615 MSM8939