CPU

Spesifikasi dan Review HiSilicon Kirin 935

kirin 935

Hisilicon Kirin 935 merupakan SoC octa-core berbasis ARM dari kategori kelas menengah untuk smartphone dan tablet, yang diperkenalkan pada musim semi 2015 bersamaan dengan Huawei P8 Max. Dibekali dengan 8 Core CPU yang terintegrasi dalam chip Dengan menggunakan GPU ARM Mali-T628 MP4, Dukungan memori kontroller dual-channel pada LPDDR3-1600 dan modem selular LTE. 6.

Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya yakni Kirin 930 , Kirin 935 mempunyai kecepatan clock CPU yang lebih tinggi yakni 2,2 GHz (pada Kririn 930 : 2,0 GHz).

Hisilicon memproduksi Kirin 935 untuk pengguna yang ingin performa yang lebih cepat, untuk cluster performa dibekali dengan quad core Cortex-A53e merupakan core dengan performa yang tinggi tetapi memliki konsumsi daya yang lebih besar dan pada cluster efisiensi energi dibekali dengan quad-core Cortex-A53 dan semuanya menggunakan arsitektur big.LITTLE untuk memaksimalkan performa dan efisiensi daya. Semua cluster telah dioptimalkan ke titik operasi yang lebih rendah dan pada cluster hemat daya mempunyai clock maksimum hingga 1,5 GHz, dan pada cluster performa  mempunyai clock mencapai hingga 2,2 GHz. Untuk mencapai frekuensi yang lebih tinggi demi peningkatan performa, produsen telah memodifikasi desain dan mengembangkan cluster yang lebih cepat disebut dengan Cortex A53e. Kinerja Performa per MHz diharapkan bisa lebih baik dengan perubahan ini.

Dikarenakan Cortex-A53 mempunyai kecepatan clock yang 40 persen lebih lambat dari Cortex-A57, pada Kirin 935 (misalnya, untuk browsing) tidak bisa secepat SoCs high-end dikarenakan penggunaan multi thread, tidak seperti yang memiliki thread lebih tetapi mempunyai performa per Core yang lebih baik yaitu Snapdragon 810. Jika dibandingkan dengan model yang lebih tua yakni Cortex-A15 yang ada pada pendahulunya yakni Kirin 920 ataupun Kirin 925 pada banyak kasus mempunyai konsumsi daya yang lebih tinggi. Jika dibandingkan, performa dari SoC ini dapat menyamai performa dari MediaTek MT6795 . Namun begitu, SoC ini diharapkan mampu untuk kegiatan sehari-hari dan dapat menjalankan aplikasi Android pada tingkat yang memuaskan.

Pada sektor grafis SoC ini dibekali dengan GPU ARM yang bernama Mali-T628 . Pada Kirin 935 ini memiliki versi GPU MP4 yang menggunakan 4 cluster secara bersamaan (clock speed sekitar 600 MHz). Mali-T628 telah mendukung OpenGL ES 3.0, OpenCL 1.1 dan DirectX 11 lalu menawarkan performa grafis sebanding dengan Adreno 320 ( Snapdragon 600 ) atau Adreno 405 ( Snapdragon 610 ). Dengan demikian, GPU ini dikategorikan untuk kelas menengah pada tahun 2014/2015, tetapi walau begitu dapat dengan lancar menjalankan game Android terbaru dalam resolusi tinggi.

Kirin 935 adalah generasi penerus dari Kirin 925 yang diproduksi dalam teknologi 28-nanometer. Berkat penggunaan Cortex-A53 yang relatif hemat, chip ini memiliki konsumsi daya yang tidak terlalu tinggi, dan mempunyai daya tahan baterai rata rata.

Produksi Hisilicon
Jenis ChipCortex-A53
Kecepatan Clock2200 MHz
Jumlah core / thread8/8
Teknologi Fabrikasi28 nm
FiturARM Mali-T628 GPU MP4, 4x Cortex A53e (2.2 GHz) + 4x Cortex-A53 (1,5 GHz, big.LITTLE), LTE Cat. 6, 2x 32-bit memory controller LPDDR3-1600
GPUARM Mali-T628 MP4 (- 600 MHz)
64 bit64 Bit didukung
Diperkenalkan Pada2015/04/03

HiSilicon Kirin 935

7.5 out of 10
Kelebihan Mempunyai konsumsi daya yang rendah dengan pemanfaatan Cortex-A53 yang hemat daya dengan pengembangan yang dilakukan hisilicon membuat A53 mempunyai performa yang lebih baik yakni A53e dengan clock speed yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya.
Previous ArticleNext Article
Blogger & Tech Enthusiasm