CPU

Spesifikasi dan Review Qualcomm Snapdragon 808

snapdragon-808

Qualcomm Snapdragon 808 MSM8992 merupakan SoC high-end berbasis ARMv8 yang diperuntukkan bagi smartphone dan tablet berbasis Android. Diperkenalkan pada April 2014, Snapdragon 808 jika dibandingkan dengan saudaranya memiliki performa lebih lambat dari Snapdragon 810 dan telah mulai diproduksi pada pertengaan 2015 bersamaan dengan smartphone  LG G4 smartphone. Dengan dibekali dengan 6 core CPU (2x Cortex-A57 and 4x Cortex-A53), SoC ini juga mengintegrasikan Adreno 418 pada sisi GPU. Lalu telah mendukung berbagai fitur yang ditingkatkan yang antara lain memory controller 2x 32-bit (LPDDR3-1866, 14.9 GB/s) ,Wi-Fi (802.11ac + MIMO), Bluetooth 4.1, UMTS dan LTE.

Dengan berbasiskan konsep big.LITTLE dari ARM, Snapdragon 808 mengkombinasikan CPU yang berbeda untuk memperoleh efisiensi performa maupun konsumsi daya. Jika pada SoC ini konsep big.LITTLE menggunakan Cortex-A57 pada cluster performa dengan frekuensi clock maksimum 2 GHz, yang mana menawarkan 30 persenlebih baik dibandingkan dengan Cortex-A15 pada generasi sebelumnya (contohnya pada Nvidia Tegra K1). Lalu pada cluster selanjutnya, yakni cluster hemat daya SoC ini mengintegrasikan 4 core Cortex-A53 yang lebih lambat, tetapi memiliki konsumsi daya yang hemat dan lebih efisien dengan frekuensi clock maksimum 1,5 GHz, yang penggunaanya dioptimalkan untuk aplikasi background, idle dan aplikasi yang simpel.

Meski memiliki 2 cluster, semua core dari SoC ini juga dapat digunakan secara bersamaan tetapi jarang ditemui aplikasi paralel yang dapat menggunakan keenam core secara efisien. Pada Snapdragon 808 performanya agak dibawah Snapdragon 810 (4x Cortex-A57 dan 4x Cortex-A53). Baik Cortex-A53 dan Cortex-A57 telah berbasis ARMv8 dan telah mendukung 64 bit.

Pada sektor GPU SoC ini dibekali dengan Adreno 418 dengan clock maksimum hingga 600 MHz memiliki basis arsitektur unified shader yang sama seperti Adreno 430 (Snapdragon 810). Meski sama terdapat perbedaan shader yakni pada Adreno 418 memiliki 128 ALU shader dan pada Adreno 430 memiliki lebih banyak shader yakni 192 shader. Jika dibandingkan performa Adreno 418 lebih lambat 30% dibandingkan dengan Adreno 420 (Snapdragon 805). Meski begitu, GPU ini telah memadai untuk menjalankan game android saaat ini meski dengan resolusi yang melebihi FullHD.

Snapdragon 808 menawarkan banyak dukungan untuk teknologi terbaru seperti Bluetooth 4.1, WLAN 802.11a/b/g/n/ac + dukungan MIMO meski dengan modem dual-SIM hingga LTE cat. 6 (up to 300 Mbps), WCDMA, CDMA, EV-DO, TD-SCDMA dan GSM/EDGE. SoC juga mendukung encode dan decode video beresolusi 4K dengan hardware. Dan lagi mendukung banyak sekali codec video dan juga H.265 (untuk decode) juga telah didukung. Lalu ditenagai dual ISP yang dapat mendukung kamera hingga resolusi 55MP.

Dengan produksi chip yang menggunakan teknologi pemrosesan 20nm dari TSMC, efisiensi dari konsumsi daya SoC telah mengalami peningkatan yang signifikan daripada dengan pemrosesan 28nm yang sebelumya diterapkan. Dengan pemrosesan terbaru ini dapat meningkatkan kinerja SoC dengan konsumsi daya yang sama atau lebih hemat daripada sebelumnya. Tergantung dari aplikasi yang dijalankan, konsumsi daya maksimum untuk smarphone berkisar 3W dan 4W pada tablet. Meski begitu, SoC dengan pemrosesan 14nm jauh lebih efisien dalam performa maupun konsumsi daya yang telah diterapkan pada Exynos 7420.

ProduksiQualcomm Snapdragon
Jenis ChipCortex-A53/A57
Clock Maksimum2000 MHz
Number of Cores / Threads6 / 6
Teknologi Fabrikasi20 nm
FiturAdreno 418, LTE CAT6/7, UMTS, GSM, WCDMA, Dual-SIM, eMMC 5.0, UHS-I, 802.11a/b/g/n/ac (2.4/5 GHz) + MIMO, Bluetooth 4.1, USB 3.0, Dual-Channel LPDDR3-1866 Memory Controller (14.9 GB/s)
GPUQualcomm Adreno 418 ( – 600 MHz)
64 Bit64 Bit support
Diperkenalkan Pada04/07/2014
Link Produk (external)Qualcomm Snapdragon 808 MSM8992

Qualcomm Snapdragon 808

7 out of 10
Kelebihan mempunyai fitur yang sama dengan snapdragon 810 dengan jumlah core yang lebih sedikit, meski begitu sangat bagus untuk efisiensi energi karena cluster performa hanya menggunakan 2 core.
Previous ArticleNext Article
Blogger & Tech Enthusiasm